Jenis Tanaman Buah Langka

jenis tanaman buah langka

Jenis tanaman buah langka – Kali ini bangayas akan membahas tentang jenis-jenis tanaman buah yang sudah mulai langka di Indonesia.

Buah-buahan menjadi salah satu kebutuhan manusia, Selain mempunyai rasa yang unik, enak, lezat, segar buah-buahan juga dapat menyehatkan karena mempunyai berbagai macam vitamin.

Di Indonesia sendiri dikenal sebagai negara yang mempunyai berbagai macam tanaman atau tumbuhan.

Indonesia sejak jaman dahulu terkenal dengan kekayaannya yang sangat melimpah dan beragam.

Salah satunya yang akan kita bahas di artikel kali ini, yaitu jenis tanaman buah-buahan yang mungkin sudah jarang kita temukan.

Jenis buah-buahan di Indonesia sangatlah banyak, dari yang sudah biasa kita dengar, seperti semangka, durian, nangka, pisang, jambu, rambutan dan nanas. Hingga buah-buahan yang sebagian besar kita tidak mengetahui namanya.

Banyak faktor yang menyebabkan buah-buahan hampir punah, salah satunya ialah penebangan pohon serta hutan oleh masyarakat atau perusahaan yang tak bertanggung jawab.

Berikut dibawah ini daftar jenis tanaman buah langka yang bangayas rangkum.

1. Buah Buni

Jenis tanaman buah langka yang pertama ialah buah buni. Buah buni merupakan buah yang mirip dengan buah cranberry dengan warna merah, kekuningan dan kehitaman.

tekstur buah ini ketika dimakan ialah berair. Buah buni mengandung pigmen alami yang bisa dijadikan pewarna alami.

Biasanya buah buni dijadikan pelengkap makanan rujak atau juga diproses untuk dijadikan selai.

2. Buah Bisbul

Jenis tanaman buah langka yang kedua ialah buah bisbul. Buah bisbul adalah kerabat dekat dari buah kesemek.

Buah bisbul biasa disebut dengan buah mentega, dalam bahasa Jawa disebut sembolo, sedangkan dalam bahasa Melayu disebut buah lemak.

Buah bisbul bisa dimakan langsung ketika sudah matang, dan bisa juga digunakan sebagai campuran rujak atau campuran minuman.

Buah bisbul berbentuk bulat atau terkadang bulat gepeng. Kulit buahnya terdapat bulu, berwarna coklat kemerahan serta dapat berubah menjadi kusam saat sudah masak.

Daging buahnya berwarna putih dengan tekstur yang kering. Rasa buah ini manis dengan aroma yang harum.

3. Buah Belimbing Hutan

Belimbing hutan merupakan buah langka dari kalimantan yang jika dalam bahasa Dayak lebih dieknal dengan sebutan ucong.

Buah ini tumbuh secara liar di hutan belantara yang ada di Kalimantan dan memiliki bentuk yang agak kuncup serta berwarna merah ketika sudah matang.

Jika dilihat bagian dalamnya, belimbing hutan akan terlihat berbentuk seperti persegi berwarna putih dan terdapat lebih dari 3 biji dalam tiap satu buahnya.

Rasa belimbing hutan bisa dikatakan cukup bervariasi, ada yang memiliki rasa asam, asam manis, sampai rasa sangat manis.

Buah ini juga kerap diambil dan dikonsumsi oleh masyarakat sekitar.

4. Buah Bemotong

Buah bemotong termasuk jenis buah yang tumbuh dengan menggerombol di pangkal batang pohonnya dan tersusun dalam tandan.

Bentuk buahnya terlihat seperti ujung bolpoin dengan kulit buah berwarna merah segar dan akan berubah kecoklatan ketika dipetik dari pohonnya.

Warna daging buahnya memiliki dua jenis yakni ungu dan putih serta terdapat biji kecil yang ada di tengah buah.

Bemotong memiliki rasa manis ketika dinikmati dan meskipun terdapat biji kecil di dalamnya, namun tetap bisa dimakan layaknya memakan buah manggis.

5. Buah Cempedak

Buah cempedak ini merupakan buah yang bentuknya sangat mirip seperti buah nangka, tetapi dalam hal rasa berbeda.

Buah cempedak ini memiliki rasa yang lebih manis dibanding dengan buah Nangka. Batangnya memiliki getah yang lebih cair daripada batang tanaman buah nangka.

Namun sayangnya, buah cempedak ini hanya berbuah sekali dalam satu tahun. Buah cempedak dapat diolah menjadi berbagai jenis makanan, dari manisan, gorengan serta dapat langsung dimakan.

Tanaman buah cempedak banyak tumbuh di daerah Sumatra Selatan, Sumatra Utara, Pulau Bangka dan Pulau Belitung.

6. Buah Cermai

Buah cermai memiliki nama ilmiah Phyllanthus acidus. Buah ini juga memiliki banyak sebutan tergantung daerahnya, seperti ceremoi (Aceh) dan mayom (Thailand).

Buah ini ukurannya relatif kecil dan memiliki bentuk unik seperti buah belimbing wuluh dengan bentuk bulat.

Buah ini berwarna hijau muda dan rasanya sangat masam, biasanya dijadikan sebagai bahan rujak, atau diolah menjadi manisan dan asinan.

Buah ini hampir mirip dengan buah dewandaru.

Bedanya, kalau buah cermai warnanya tetap hijau dari muda sampai matang, namun kalau buah dewandaru warnanya akan berubah sesuai dengan tingkat kematangannya (dari hijau saat masih muda, berubah menjadi kuning, orange, sampai merah saat matang).

7. Buah Ciplukan

Nama latin dari ciplukan adalah Physalis angulata L dan biasanya tumbuh di kebun, jalanan dan semak-semak.

Buah yang tumbuh dengan pelindung ini memiliki perpaduan rasa yang asam dan manis.

Buah ini dulunya dikenal sebagai tanaman liar bahkan di beberapa tempat disebut dengan tanaman gulma.

Harga ciplukan yang telah masuk pasar swalayan dan dijual online sekitar Rp30 ribu untuk 100 gram-nya.

Jika ingin membeli perkilo-nya, kalian harus siap merogoh kocek sekitar Rp250 ribu sampai Rp500 ribu.

Selain itu buah ciplukan ini ternyata mempunyai banyak sekali manfaat. Seperti akar dan batang ciplukan dapat mengobati diabetes melitus karena mengandung saponin yang dapat menurunkan kadar gula darah.

Lalu kabarnya buah ciplukan juga dapat mengobati penyakit parkinson (degenerasi sel saraf pada otak yang membuat penderitanya tremor atau gemetaran).

Konsumsi buah ciplukan rutin dapat menurunkan kadar tremor. Selain itu buah ciplukan ini menjadi primadona karena dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

Jadi, makan enak tidak perlu khawatir karen dengan ciplukan kolesterol bisa turun secara pasti.

8. Buah Dewandaru

Dewandaru memiliki nama ilmiah Eugenia uniflora L. Pohon ini memiliki banyak nama di setiap daerah, seperti asem selong, belimbing londo, eremai londo atau cereme asam.

Dewandaru ini adalah tumbuhan perdu yang memiliki tinggi hingga 5 meter.

Buah dewandaru berbentuk bulat dengan diameter sekitar 1,5 sentimeter.

Warna buah ini bisa berubah dari hijau saat masih muda, menjadi kuning, orange dan merah ketika buah ini sudah matang.

Biji dari buah dewandaru ini kecil, keras dan berwarna coklat. Akan tetapi rasa dari buah ini ialah masam segar, sehingga banyak dipakai untuk rujak serta diolah menjadi asinan atau manisan.

9. Buah Gandaria

Nama gandaria berasal dari kulit ari dan bijinya yang berwarna ungu kemerahan (gandaria).

Tanaman buah gandaria masih bisa ditemukan di wilayah sumatera dan juga jawa.

Ciri khas dari tanaman buah ini ialah daunnya yang rimbun dan biasanya dapat dijadikan pelindung.

Buah gandaria mempunyai warna muda berwarna hijau serta menjadi kekuningan saat hampir matang. Tekstur daging buahnya tebal dan berair.

Buah ini memiliki cita rasa yang asam. Daun gandaria juga dapat dimanfaatkan untuk dijadikan lalapan atau sayuran.

10. Buah Genitu

Buah Kenitu atau Genitu adalah salah satu buah yang langka, terutama jika tidak pada musimnya. Buah kenitu mempunyai nama ilmiah Chrysophyllum cainito.

Buah ini memiliki penamaan yang berbeda di setiap daerah. Di daerah Lampung biasanya menyebut sawo manila. Lalu di Banten biasanya disebut sawo kadu.

Sedangkan orang Jawa menyebutnya manecu, sawa apel, sawo hijau atau sawo ijo. an orang jawa timur menyebutnya genitu.

Biasanya pohon buah genitu bisa tumbuh sampai 30 meter.

Buah genitu bila sudah matang dapat langsung di konsumsi dan juga dapat digunakan sebagai bahan dasar es krim.

11. Buah Gowok atau Kupa

Buah gowok atau juga bisa disebut dengan buah kupa yaitu merupakan buah yang tergolong dalam jenis jambu-jambuan atau Myrtaceae.

Buah ini banyak ditemukan di daerah Kalimantan dan Jawa. Pohon buah ini bisa tumbuh sampai 8 meter, untuk buahnya mempunyai ukuran sekitar 2 hingga 3 sentimeter.

Buah ini memiliki rasa yang sedikit asam dan segar karena mengandung banyak air didalamnya. Dagingnya berwarna putih serta teksturnya yang kenyal ketika digigit.

12. Buah Jamblang atau Duwet

Buah jamblang atau bisa juga disebut jambu keling dan duwet ini memiliki nama latin Syzygium cumini.

Buah ini merupakan tergolong dari jenis jambu-jambuan atau Myrtaceae.

Buah jamblang atau duwet sering ditemui dan dibudidayakan di wilayah Asia tropis dan Australia. Dan saat ini sudah ditanam di seluruh wilayah tropika dan subtropika.

Pohon Jamblang atau duwet memiliki ciri-ciri kayu yang kokoh, daun bertekstur kasar yang berbentuk elips, bunga berwarna putih kehijauan yang wangi dan mempunyai buah berbentuk lonjong dengan panjang sekitar 1,5-3,5 cm.

Jika matang buah ini berwarna ungu gelap dan rasanya lezat serta enak saat dimakan.

13. Buah Jambu Bol

Setelah buah jambu-jambuan yang disebut dengan buah jamblang atau buah duwet.

Kita lanjut ke daftar jenis tanaman buah langka yang kerabat dalam buah jambu-jambuan dengan buah jamblang yang bernama jambu bol.

Buah Jambu Bol atau umumnya disebut jambu kepal atau jambu merah merupakan salah satu pohon yang termasuk kerabat jambu-jambuan.

Jambu bol banyak ditemui dan sudah ditanam luas di wilayah Sumatra, Jawa dan Semenanjung Malaya. Lalu banyak juga ditanam di wilayah tropis seperti Karibia, Trinidad dan Tobago dan Jamaika.

Buah jambu bol saat matang berwarna kemerahan dan rasanya manis. Buah ini mempunyai tekstur daging yang lebih padat dan lembut saat dimakan dibandingkan dengan jambu air.

Jambu bol biasa diperbanyak melalui penanaman biji dan pencangkokan. Musim berbunga buah ini adalah antara Mei-Juni dan musim panennya antara Agustus-September.

14. Buah Kesemek

Buah Kesemek memiliki nama lain yakni Oriental persimmon. Ciri fisik buah kesemek adalah menyerupai buah apel, namun bedanya ialah pada buah kesemek terdapat sejenis bedak putih yang menyelimuti permukaannya.

Buah kesemek yang sudah matang atau masak memiliki warna jingga, tapi ada juga buah kesemek yang berwarna kuning mendekati orange.

Buah ini mempunyai kandungan nutrisi yang sangat banyak, sehingga banyak manfaatnya terhadap kesehatan tubuh.

15. Buah Keledang

Buah Keledang atau biasa disebut bangsal, binturung, bunon, kayu dadak ini mempunyai nama latin Artocarpus lanceifolius Roxb.

Buak Keledang merupakan salah satu jenis tanaman buah langka dari wilayah Kalimantan. Dan hingga saat ini keberadaannya mulai punah dan terlupakan seiring dengan mulai habisnya hutan-hutan alami.

Buah ini tergolong dalam suku nangka-nangkaan (Moraceae) berkerabat dengan nangka, mentawa, cempedak dan lain-lain.

Buah Keledang mempunyai rasa yang manis, sensasinya seperti kolaborasi rasa nangka dan manggis. Daging buah keledang terpisah dari bijinya seperti nangka.

Warna kulit buahnya jingga kemerahan dan berbentuk seperti cempedak.

16. Buah Kemayau

Buah Kemayau merupakan salah satu jenis tanaman buah langka Indonesia, khususnya di wilayah Kalimantan yang sudah sangat jarang ditemukan akibat semakin menyempitnya hutan alami.

Buah kemayau dapat ditemukan di wilayah rimba, tetapi kita sudah mengetahui sendiri kalau hutan rimba kita sudah semakin mengecil.

Penyebabnya tidak lain dan tidak bukan ialah karena ekspansi besar-besaran seperti perkebunan, pertambangan, dan lain-lain telah menghancurkan ratusan hektar hutan rimba.

Cara memakan buah kemayau juga sangat unik, yakni dengan direbus selama 2 sampai 3 menit. Jika sudah lembek, maka buah ini sudah bisa dimakan.

Kulit luarnya yang berwarna hitam dibuang lalu daging buahnya dimakan. Biasanya paling enak dimakan dengan madu atau gula merah.

17. Buah Kelubi

Buah Kelubi atau biasa disebut asam kelubi mempunyai nama latin Eleiodoxa conferta. Jika dilihat sepintas, penampilan buah kelubi ini sangat mirip dengan buah salak.

Akan tetapi, kulit dari buah kelubi ini tidak terlalu tajam seperti buah salak.

Buah kelubi dapat ditemukan di Pulau Bangka. Buah kelubi ini bergerombol dengan kulit buah yang berwarna coklat muda dan kasar.

Buah kelubi merupakan sejenis tumbuhan dari jenis palma yang terdapat di wilayah Asia Tenggara. Buah kelubi juga biasa disebut salak rimba.

Di Sumatera Selatan, di daerah Ogan Komering Ilir, kelubi ini digunakan untuk campuran sambal terasi. Sementara di daerah Kalimantan Timur, buah kelubi sering dijadikan sebagai manisan.

Perbedaan buah kelubi dengan buah salak adalah dari rasanya. Buah salak mempunyai rasa yang manis dengan daging buahnya sedikit masir.

Sementara buah kelubi rasanya sangat asam dan biasanya untuk menghilangkan asamnya buah kelubi diasinkan terlebih dahulu.

18. Buah Kemang

Buah kemang merupakan buah yang sejenis dengan mangga dengan bau yang harum dan rasanya yang manis. Buah kemang biasa juga disebut dengan palong.

Buah Kemang ini mempunyai ciri-ciri yang mirip dengan binjai, namun terdapat beberapa perbedaan di antara kedua buah tersebut.

19. Buah Kecapi

Buah Kecapi merupakan salah satu jenis tanaman buah langka yang memiliki nama lain sentul dan ketuat.

Buah kecapi memliki nama ilmiah yaitu, sandoricum koetjape (Burm.f.) Merr.

Buah kecapi diduga berasal dari daerah Indocina dan Semenanjung Malaya, kemudain masuk ke negara Indonesia dan beberapa negara lainnya.

Buah ini mempunyai bentuk yang pipih dengan diameter sekitar 5 sampai 6 sentimeter. Kulit buah ini berwarna kuning keemasan serta mempunyai bulu halus. Buah ini memilki rasa yang manis dan masam.

Daging buah dibagian luarnya mempunyai warna merah, sedangkan daging buah yang berada didalam relatif lunak dengan warna yang putih.

Daging kecapi yang tebal biasanya diolah menjadi manisan.

20. Buah Kepel

Buah kepel atau biasa disebut buah burahol merupakan salah satu buah yang digemari oleh orang-orang keraton, khusunya para putri keraton pada jaman dahulu.

Buah ini memiliki nama ilmiah Stelechocarpus burahol. Buah ini banyak ditemui dan menjadi identitas dari DI Yogyakarta.

Pohon kepel ini bisa mencapai tinggi sampai 25 meter dengan diameter batang sekitar 40 sentimeter.

Buah kepel memenuhi batang dari pohonnya. Buahnya berbentuk lonjong dan dibagian pangkalnya agak meruncing.

Kulit buahnya berwarna coklat keabu-abuan dan bisa berubah menjadi coklat tua saat sudah matang.

Daging buah kepel berwarna kekuningan sampai kecoklatan dengan biji yang cukup besar. Buah ini rasanya cukup manis dan memiliki kandungan saponin, flavonoida dan polifenol.

21. Buah Kemunting

Buah kemunting memiliki nama latin Melastoma affine. Buah Kemunting memiliki banyak sebutan di berbagai daerah.

Seperti di Jawa Barat disebut Sabrang, lalu Sumatera Selatan disebut Haramonting, di kalimantan disebut haramontin dan Karamuntiang di Minang.

Pohon buah ini biasanya tumbuh diatas bukit, khususnya di tanah yang liat dan bercampur pasir. Buah kemunting berbentuk lonjong dengan panjang sekitar 1 sampai 1,5 cm.

Saat masih muda, buah kemunting ini berwarna hijau lalu saat mendekati matang, buah ini berubah menjadi merah kecoklatan sampai hitam.

Daging buah kemunting seperti daginh buah anggur, yaitu mempunyai banyak serat dan rasanya manis.

 

22. Buah Lai

Nah, jenis tanaman buah langka yang selanjutnya ialah buah lai.

Buah lai ini sangat mirip dengan buah durian karena kulitnyanya yang berduri, serta buah dagingnya pun juga mirip.

Nama lai atau lay adalah nama khas yang diberikan oleh para penduduk asli Kalimantan Timur.

Di beberapa daerah namanya juga berbeda, di daerah Kalimantan Tengah disebut dengan Pampaken atau Pampakin, di Brunei disebut dengan durian bulu, sedangkan di Serawak disebut dengan Nyekak.

Buah ini sangat mirip dengan durian karena kulitnyanya yang berduri, serta bentuk dagingnya.

Hal yang membedakan antar dua buah lai dan durian ialah warna dagingnya. Jika daging durian berwarna kuning, buah lai memiliki warna oranye yang mencolok.

Selain itu aroma dari buah lai tidak setajam seperti buah durian.

23. Buah Lahung

Satu lagi buah dari Kalimantan yang mirip dengan durian, yaitu lahung. Buah Lahung memiliki nama latin durio graviolens.

Buah lahung ini merupakan salah satu buah endemik dari hutan Kalimantan, yang tersebar hampir ke seluruh wilayah Kalimantan sampai wilayah Sabah, Malaysia.

Buah lahung ini bentuknya mirip dengan durian.

Namun ciri khas dari buah lahung ialah mempunyai kulit dan duri yang berwarna merah kehitaman. Daging buahnya pun juga berwarna merah. Hampir sama seperti buah durian, buah lahung juga memiliki aroma yang tajam.

Daging buah lahung ini tebal, lembek serta berlemak.

Selain bisa dikonsumsi langsung buah lahung juga dapat digunakan sebagai adonan kue, campuran kolak dan beberapa menu lainnya.

24. Buah Lobi-Lobi

Buah lobi-lobi memiliki nama ilmiah Flacourtia inermis. Buah ini berasal dari wilayah Asia yang beriklim tropis.

Bentuk buah lobi-lobi yakni bulat berukuran kecil dan berwarna merah. Rasa buah ini sangat asam dan hanya sedikit saja yang berasa manis.

Karena rasa asamnya tersebut buah lobi-lobi ini biasa diolah menjadi manisan, asinan, selai dan juga sirup.

Di Indonesia, lobi-lobi bisa ditemui di daerah Pulau Jawa, daerah Maluku sertadaerah Papua. Bentuk tumbuhan buah lobi-lobi berupa pohon yang memiliki ketinggian 3 sampai 10 meter.

Selain itu, tanaman lobi-lobi ini juga cocok untuk dijadikan tanaman peneduh. Pohon ini biasa diperbanyak dengan cara menanam bijinya atau juga dengan di cangkok.

25. Buah Manggis Putih

Buah manggis (Garcinia mangostana) atau biasa disebut sebagai ratu buah tropis “queen of tropical fruit” ini memiliki banyak varian.

Selain berwarna ungu, ternyata juga ada buah manggis yang berwarna putih. Manggis putih banyak dijumpai di daerah Lingsor, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat.

Kabarnya, buah manggis putih ini merupakan peninggalan dari raja-raja Bali yang pernah berkuasa di Lombok pada abad ke 18 yang lalu.

Sesuai dengan namanya, manggis ini mempunyai warna yang putih pada kulit dan juga buahnya. Tetapi ketika sudah matang, warna putih dari manggis ini berubah menjadi merah keunguan layaknya manggis pada umumnya.

Rasanya juga enak, manis dan segar seperti manggis biasanya.

26. Buah Manau

Buah manau (Calamus manan Miq.) merupakan buah dari pohon rotan. Buah manau ini banyak ditemukan di wilayah Kepulauan Bangka, Kepulauan Belitung, Pulau Sumatra, dan Kalimantan.

Buah ini mempunyai rasa yang masam dan ada manisnya, biasanya diolah menjadi asinan. Bentuk buahnya lonjong mengerucut ke ujung dan kulitnya seperti buah salak.

27. Buah Mundu

Buah Mundu mempunyai nama ilmiah Garcinia dulcis, buah ini berasal dari Indonesia (khususnya di pulau Jawa dan Kalimantan). Namun juga tumbuh di wilayah Filipina.

Buah mundu ini juga sejenis dengan buah manggis.

Di Jawa masyarakat meyebut buah mundu dengan baros atau klendeng, orang Minahasa menyebutnya mamundung, sedangkan di wilayah Sunda menyebutnya jawura.

Tanaman mundu ini tumbuh di hutan-hutan tropik basah yang telah beradaptasi di lingkungan yang teduh. Buah mundu ini berbentuk bulat sampai oval, diamternya sekitar 5 sampai 8 cm.

Kulit buah tipis dan halus berwarna kuning terang dan orange ketika matang. Rasa buah mundu ini asam dan manis segar.

Biasanya buah ini dapat dimakan langsung atau diolah menjadi selai.

28. Buah Matoa

Buah matoa (Pometia pinnata) merupakan salah satu buah khas dari wilayah Papua.

Pohon tanaman buah matoa ini termasuk dalam golongan pohon besar dengan ketinggian yang mencapai 18 meter dengan diameter 100 sentimeter.

Buah matoa mempunyai ukuran yang kecil, berwarna hijau ketika masih muda dan berwarna kuning kehitaman ketika sudah matang. Kulit luar buah matoa cukup keras.

Buah ini memilki rasa seperti perpaduan rasa buah kelengkeng dan buah rambutan yang pastinya menjadikannya sangat enak, segar dan lezat.

29. Buah Rukem

Rukam atau juga biasa disebut dengan rukem memiliki nama latin Flacourta rukam. Buah ini merupakan buah asli Indonesia.

Zaman dahulu buah ini cukup dikenal banyak orang, tetapi seiring dengan perkembangan zaman buah rukem seolah-seolah hilang. Bahkan di pasar tradisional saja, buah ini sangat jarang ditemukan.

Pohon rukem tumbuh di daerah tropik basah pada ketinggian sekitar 1500 mdpl, tetapi bisa juga ditemukan di ketinggian 2100 mdpl. Tinggi pohon ini bisa mencapai 20 meter.

Buah rukem dapat dimakan langsung, namun rasanya agak sepat atau masam. Jadi kamu perlu memijat buah rukem terlebih dahulu sebelum kamu konsumsi.

Setelah merasa buah rukem cukup lunak, itu artinya kalian sudah bisa mengkonsumsi buah tersebut.

Dan tanda buah rukem apabila sudah masak yakni warnanya yang agak kemerahan.

Buah rukem ini mempunyai banyak manfaat, salah satunya yaitu mengobati penyakit diare dan menjaga kesehatan pencernaan.

30. Buah Rambusa

Rambusa merupakan salah satu jenis tanaman liar yang banyak ditemui di daerah pedesaan, biasanya tanaman ini tumbuh liar di pekarangan rumah, di kebun, ataupun disekitar hutan.

Buah rambusa memiliki ukuran yang kecil dan ditutupi oleh selaput seperti jaring atau bulu-bulu.

Buah Rambusa berwarna kuning terang saat matang dan memiliki rasa manis sedikit asam yang menyegarkan.

Buah rambusa sudah sangat jarang ditemui saat ini akibat sulitnya dalam berkembang biak dan kurangnya di budidayakan.

Selain enak saat di konsumsi, buah rambusa juga memiliki kandungan gizi yang sangat banyak sehingga sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh.

31. Buah Rumbia

Rumbia mempunyai nama ilmiah Metroxylon sagu. Rumbia ini juga biasa disebut dengan pohon sagu, yang merupakan sejenis palma penghasil tepung sagu.

Pohon rumbia biasa tumbuh di rawa-rawa air tawar, aliran sungai dan di lingkungan hutan-hutan dataran rendah sampai ketinggian sekitar 700 mdpl.

Rumbia ini banyak dijumpai di hutan-hutan Kalimantan. Buahnya berbentuk bulat dan bersisik, hampir mirip dengan kulit salak, tapi ruasnya lebih besar.

Buahnya berisi biji dan bobotnya ringan.

32. Buah Tarap

Tampilan buah tarap terlihat mirip dengan buah sukun di mana kulit buahnya seperti karet yang tertata dengan rapi.

Buah ini memiliki rasa yang sangat manis dan dianggap dapat membantu memulihkan energi atau tenaga ketika mengonsumsinya.

Cara membuka buah tarap yaitu dilakukan dengan cara membelahnya secara membujur. Cara ini membuat kulit buah mudah untuk dikelupas.

Selanjutnya buah pun siap untuk dinikmati. Akan tetapi buah ini memliki aroma seperti cempedak sehingga akan sulit dinikmati oleh orang yang tidak suka dengan buah beraroma.

33. Buah Tangkuhis

Tangkuhis atau juga bisa disebut dengan nama lengkeng borneo merupakan salah jenis tanaman satu buah langka yang juga cukup digemari.

Tampilan buah ini terlihat seperti buat rambutan yang tidak mempunyai rambut dan cukup berbeda bila dibandingkan dengan buah lengkeng pada umumnya.

Meskipun berbeda, ketika buah ini dikupas maka isinya akan terlihat sama persis seperti buah lengkeng yang juga memiliki rasa manis serta segar.

Selain lengkeng borneo, buah ini juga memiliki sebutan lain yaitu mata kucing. Tangkuhis biasanya banyak tumbuh di hutan-hutan di wilayah Kalimantan.

34. Buah Wanyi

Jenis tanaman buah langka yang terakhir ialah buah wanyi. Sekilas buah wanyi terlihat mempunyai bentuk yang mirip seperti buah mangga. Akan tetapi sebenarnya buah ini benar-benar berbeda dengan buah mangga.

Meskipun terlihat mirip, namun buah wanyi mempunyai ukuran yang lebih besar dibandingkan dengan buah mangga.

Dan buah wanyi ini memiliki aroma yang terbilang tajam seperti buah nangka.

Buah wanyi biasanya tumbuh di daerah hutan di Kalimantan, umumnya paling banyak di daerah Kalimantan Timur.

Di samping aromanya yang tajam, wanyi memiliki daging buah yang rasanya manis keasam-asaman dan mengandung banyak serat.

Banyaknya serat pada buah ini cocok untuk melancarkan sistem pencernaan tubuh.

 

Karena semakin banyaknya penebangan hutan-hutan serta pohon oleh perusahaan yang tidak bertanggung jawab merupakan salah satu faktor langkanya buah-buahan diatas.

Nah, jika ada dari kalian yang ingin menanam tanaman buah tetapi bingung karena tidak mempunyai laha yang cukup luas. Jangan takut, karena kini tanaman buah bisa ditanam di dalam pot yang dikenal dengan istilah tabulampot.

Untuk membaca informasi tentang tabulampot tadi kamu bisa baca di artikel tanaman buah dalam pot.

Mungkin itu saja daftar untuk jenis tanaman buah langka di artikel seputar flora ini. Kalau ada kesalahan, kekurangan atau kekeliruan dalam informasi diatas kamu bisa komen dibawah.

Jangan lupa untuk share artikel ini ke teman-teman, sahabat atau keluarga kamu, untuk sekadar informasi tambahan

Tanaman Buah Apel

bangayas
2 min read

Pupuk Tanaman Buah

bangayas
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!