Pupuk Tanaman Buah

pupuk tanaman buah

Setelah sebelumnya kita telah membahas tanaman buah yang cocok di daerah dataran tinggi dan dataran rendah. Kali ini kita akan membahas pupuk untuk tanaman buah tadi.

Untuk kamu yang sedang membudidayakan tanaman buah-buahan, ada sejumlah jenis pupuk buah yang dapat digunakan supaya tumbuhan cepat berbuah.

Nah, bagi kamu yang mempunyai lahan yang cukup luas bisa menjadi pilihan untuk menanam tanaman buah-buahan. Apalagi bisa dinikmati.

Walaupun begitu tanaman buah juga dapat ditanam di pot atau yang biasa disebut tabulampot serta polybag. Dan ada juga yang bisa dibudidayakan secara hidroponik.

Tumbuh kembangnya tanaman tidak terlepas dari bibit serta cara penanamannya, tetapi juga perawatannya.

Nah, salah satu perawatannya ialah memberikan pupuk tanaman yang tepat.

Karena tanaman buah tidak bisa tumbuh hanya dengan mengandalkan media tanam yang bagus dan penyiraman yang baik. Karena tanaman juga memerlukan pemberian pupuk yang tepat dan rutin karena tanaman buah memerlukan nutrisi.

Ada banyak sekali jenis pupuk buah yang bisa kita berikan untuk tanaman buah, setiap pupuk buah mempunyai kelebihannya masing-masing.

Untuk itu bangayas kali ini merangkum apa saja pupuk yang bagus untuk tanaman buah-buahan kalian. Berikut dibawah ini jenis pupuk yang baik untuk tanaman buah.

1. Pupuk Hijau

Pupuk untuk tanaman buah yang pertama ialah pupuk hijau.

Jenis pupuk buah ini berasal dari tanaman lain atau bisa juga dari sisa-sisa hasil panen, pupuk hijau ini menjadi salah satu pupuk buah terbaik.

Untuk kamu yang ingin tanamannya cepat berbuah, cobalah untuk menggunakan pupuk hijau ini secara tepat.

Pupuk hijau mengandung unsur hara yang tinggi serta mudah terurai, dikarena memang berasal dari tanaman.

Pemberian pupuk hijau pada tanaman buah bisa mengurangi hilangnya unsur hara nitrogen di dalam tanah hingga 97 persen.

Penggunaan pupuk hijau secara teratur akan memperbaiki struktur tanah serta menekan pertumbuhan gulma dan mencegah erosi.

Caranya mudah, yakni masukkan saja pupuk hijau ini ketika sedang menyiapkan tanah atau menambah tanah pada tanaman.

2. Pupuk Kompos

Jenis pupuk yang dapat membuat tanaman cepat berbuah kedua yakni pupuk kompos. Pupuk kompos ini bisa berasal dari sampah rumah tangga seperti sayuran, buah, dan lainnya yang bisa terurai.

Jenis pupuk ini adalah pupuk yang terbuat dari hasil fermentasi berbagai jenis bahan organik atau bisa disebut juga sampah organik.

Pemberian pupuk kompos membantu tanah berpasir menahan air dan nutrisi. Pupuk kompos bisa meningkatkan unsur hara, meningkatkan daya tahan tanaman dan daya serap air.

Gak hanya itu, pupuk kompos ini bisa untuk memperbaiki pori-pori tanah dan juga memperbaiki struktur tanah.

Selain itu pupuk kompos berperan untuk memperkaya dan melepaskan nutrisi secara perlahan, sehingga tidak larut seperti yang dilakukan beberapa pupuk sintetis.

3. Pupuk Kandang

Pupuk yang selanjutnya ialah pupuk kandang. Jenis pupuk ini berasal dari kotoran hewan yang telah difermentasi.

Selain itu, pupuk kandang mempunyai beragam unsur hara lengkap mulai dari fosfor, nitrogen, magnesium, kalsium, besi, tembaga serta belerang.

Jenis pupuk ini biasanya berasal dari kotoran hewan seperti sapi, ayam, kambing, dan lainnya yang kemudian diolah.

Dengan menambahkan pupuk kandang ke tanah yang dipadatkan membantu melonggarkan tanah dan menghasilkan peningkatan karbon tanah.

4. Pupuk NPK

Jenis pupuk buah ini merupakan pupuk buatan yang mengandung tiga unsur penting yang dipilih untuk menyuburkan tanah, jenis pupuk ini bukanlah pupuk alami.

Pupuk buah NPK ini mengandung nitrogen, fosfor, dan juga kalium, serta menjadi salah satu pupuk yang sering digunakan.

Kandungan tiga bahan ini bisa membuat tanaman buah bisa cepat berkembang, tidak mudah rontok, dan cepat berbuah.

Unsur hara yang dibutuhkan tanaman dalam jumlah terbesar adalah N, P dan K. Maka dari itu, pupuk NPK sering dianggap sebagai penyusun protein dan asam nukleat yang merupakan komponen penting dari jaringan tumbuhan.

Bahkan pemberian pupuk NPK berperan untuk memberikan kualitas produk tanaman yang dipanen dan membuat tanaman buah bisa cepat untuk berkembang.

5. Pupuk KCL

Jenis pupuk buah ini dikenal dengan nama pupuk kalium fosfat, pupuk ini mempunyai kandungan unsur hara kalium yang tinggi.

Pupuk KCL atau kalium fosfat dapat digunakan untuk mengatasi kekurangan serta melengkapi nutrisi penting tanaman berbuah.

Melarutkan pupuk KCL akan meningkatkan konsentrasi garam terlarut dan menghindari kerusakan tanaman yang berkecambah.

Kandungan kalium dalam pupuk ini dapat menjadi stimulan guna mempercepat pertumbuhan tanaman agar cepat berbuah.

Pupuk ini mempunyai beragam warna, pupuk ini bisa dilarutkan di dalam air sebelum diberikan ke tanaman.

 

Selain pupuk di atas kamu juga dapat memberikan pupuk vetsin yang juga mempunyai banyak manfaat. Untuk mengetahui apa saja manfaat pupuk vetsin dan cara pembuatannya kamu bisa klik disini.

Nah, mungkin itu saja pupuk untuk tanaman buah yang baik untuk tanaman buah-buahan kalian. Jika ada kesalahan atau kekeliruan untuk informasi diatas kamu bisa komen di bawah ya…

Dan jangan lupa untuk share artikel ini ke teman ataupun keluarga yang sedang mencari referensi tanaman buah apa yang cocok dengan daerah dataran rendah.

Tanaman Buah Apel

bangayas
2 min read

Tanaman Buah Dataran Tinggi

bangayas
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!