Teknik Dasar Lempar Cakram

Teknik Dasar Lempar Cakram – Selamat datang, sebelumnya terima kasih sudah mau mampir.

Sebelumnya saya sudah membahas tentang teknik dasar jalan cepat, dan pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang teknik dasar lempar cakram.

Lempar cakram merupakan salah satu cabang olahraga atletik nomor lempar.

Tidak seperti olahraga sepak bola, bulu tangkis ataupun bola basket yang sangat populer di kalangan masyarakat, di Indonesia sendiri olahraga lempar cakram kurang di minati.

Berikut dibawah ini pengertian, sejarah dan penjelasan tentang teknik dasar olahraga lemapr cakram.

Pengertian Lempar Cakram

teknik dasar lempar cakram

Lempar cakram atau dalam bahasa Inggris biasanya disebut discus throw merupakan salah satu cabang olahraga atletik nomor lempar.

Dimana atlet harus melemparkan cakram dan memperoleh jarak lempar terjauh pada lapangan khusus lempar cakram dengan beberapa peraturan.

Cakram ialah sebuah benda yang terbuat dari bahan dasar kayu berbentuk piring berbingkai sabuk besi atau bahan lain yang.

Cakram yang dilempar berukuran garis tengah 220 mm dan massa 2 kg untuk laki-laki, 1 kg untuk perempuan.

Sejarah Lempar Cakram

Lempar cakram menjadi sebuah olah raga yang dipertandingkan diperkirakan mulai ada bahkan sejak abad ke 5 SM (sebelum masehi).

Dalam sebuah buku karangan Homerus berjudul “Odyssy” pada zaman purba, Dalam buku tersebut disebutkan bahwa gerakan dasar dari atletik adalah jalan, lari, lompat dan lempar yang telah diketahui sejak zaman kuno.

Sejak olimpiade modern yang diadakan pertamakali pada tahun 1896, gambar atas figur atlet lempar cakram menjadi ikon untuk mempromosikan ajang bergengsi tersebut yang bahkan dibuat untuk stempel pada tahun 1896.

Pada olimpiade modern pertama, lempar cakram hanya diikuti oleh kaum lelaki saja.

Pada tahun 1928 akhirnya pertandingan olahraga lempar cakram bisa diikuti oleh perempuan dan termasuk dalam ajang Olimpiade.

1. Teknik Dasar Memegang Cakram

teknik dasar memegang cakram

 

Teknik dasar yang pertama ialah teknik dasar memegang cakram, teknik memegang cakram sangat penting untuk dipelajari terutama bagi pemula, supaya bisa memegang cakram dengan tepat dan benar.

Cara melakukannya :

  • Cakram dipegang ditelapak tangan sebelah kiri agar lebih gampang untuk memegangnya, jika pelempar  menggunakan tangan kanan.
  • Letakkan tangan kanan di atas cakram di bagian tengah, lalu buka keempat jari dengan sedikit renggang, hal ini berfungsi sebagai penutup pada bagian pinggir cakram.
  • Setelah itu letakkan ibu jari di mana saja yang nyaman pada cakram.

2. Teknik Awalan Lempar Cakram

teknik awalan lempar cakram

Yang kedua ialah teknik awalan lempar cakram, teknik ini wajib dipelajari untuk semua atlet pelempar cakram saat memulai sebuah lemparan.

Untuk melakukan teknik awalan yang benar dan sempurna, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yakni sikap tubuh.

Dengan awalan yang benar dan sempurna maka dapat menghasilkan hasil lemparan yang maksimal.

Lempar cakram diawali dengan posisi badan yang memutar, putaran dapat dilakukan dengan 1, 1¼ ataupun 1¾ putaran.

Cara melakukan :

  • Posisi badan berdiri menyamping atas pada lemparan. Kemudian, kedua kaki dibuka selebar bahu dan upayakan kaki rileks dan tekuk sedikit.
  • Fokuskan gerakan pada awalan berjalan, kemudian diikuti dengan ayunan cakram kearah samping kanan, belakang dan kiri, ulangi gerakan tersebut sebanyak 2 hingga 3 kali. Kemudian putar badan.
  • Putaran badan dilakukan secara cepat, putaran terhadap bagian bawah tubuh mendahului bagian atas tubuh.

3. Teknik Dasar Melempar Cakram

teknik dasar melempar cakram

Teknik dasar selanjutnya ialah teknik melempar cakram.

Tolakkan pada kaki kanan agar panggul dapat diangkat keatas, setelah itu dorong kaki kanan ke arah depan dan atas.

Posisi badan agak dicondongkan ke kanan lalu putar ke kiri. Seiring dengan itu, panggul juga ikut diputar ke Kiri.

Tumpukan badan kepada kaki kiri, lalu letakkan badan kearah lemparan penuh kemudian lempar cakram kearah depan atas.

Lemparkan cakram setinggi dagu membentuk sudut 90 derajat dan ketika melempar cakram, dorong cakram dengan menggunakan jari telunjuk.

Ketika melepaskan cakram, badan dalam posisi agak condong ke depan diambil pandangan mengikuti arah lemparan.

Berikut dibawah ini gaya melempar dalam olahraga lempar cakram.

Gaya Menyamping Lempar Cakram

Gaya samping ialah gaya dari atlet atau pelempar saat waktu persiapan menghadap ke samping atau searah dengan tangan yang akan digunakan untuk memegang cakram.

Ketika melakukan lempar cakram dengan gaya menyamping, maka sikap awalan diawali dengan berdiri dan agak condong ke samping atau miring ke arah sasaran jatuhnya cakram.

Beberapa saat sebelum melepaskan tubuh, lengan kanan diayunkan agak jauh ke belakang, telapak kaki kiri merupakan pusat putaran.

Kemudian saat melakukan putaran, lengan kanan berada di belakang.

Ketika cakram dilempar, pandangan lurus ke arah sasaran jatuhnya cakram.

Sementara itu, posisi badan merendah dan lengan kanan berada di belakang, setelah cakram dilepaskan kaki kanan dipijakkan ke depan, lalu kaki kiri yang juga pindah ke belakang, ganti kaki kanan.

Gaya Belakang Lempar Cakram

Lempar cakram gaya belakang ini hampir sama dengan lempar cakram gaya samping, yang membedakan kedua gaya tersebut ialah dalam posisi tubuh ketika akan memulai awalan.

Menggunakan gaya ini tentunya mempunyai keuntungan sendiri, yaitu dimana jarak untuk menciptakan momentum lempar lebih luas. Sehingga akan menghasilkan lemparan yang lebih jauh.

Walau begitu, gaya ini lebih sulit dilakukan daripada gaya menyamping lempar cakram.

Karena ketika atlet atau pelempar menghadap ke belakang ia tidak dapat menentukan titik lempar sebaik yang ada pada gaya menyamping lempar cakram.

Pertama, atlet atau pelempar berdiri membelakangi arah lemparan, Ketika ingin dilar, tangan kanan diayunkan ke belakang sementara pandangan diarahkan ke kiri.

Lalu tolakkan kaki kiri dengan ujungnya dijadikan pusat putaran. Sementara itu, tubuh agak condong ke arah lemparan.

Kaki kanan diputar dengan cepat ke kiri untuk dibuat pijakan.

Antara kaki kanan dan kiri saling berganti posisi dan berpijak dengan cepat.

Caranya yakni kaki kanan diayunkan ke arah depan, lalu kaki kiri dipindahkan ke belakang lalu kaki kanan.

4. Teknik Akhir (Sikap Akhir) Lempar Cakram

Teknik dasar yang terakhir ialah sikap akhir lempar cakram, teknik akhiran yakni setelah cakram dilepaskan dari tangan atau sudah dilempar.

Pindahkan kaki kanan ke arah depan dan kaki sedikit ditekuk, hal tersebut bertujuan agar tubuh tetap seimbang dan mencegah supaya badan tidak keluar dari daerah lingkaran yang telah ditetapkan.

Arahkan pandangan fokus menuju jatuhnya cakram dan letakkan kaki kiri di belakang.

Posisikan badan berdiri seperti semula serta keluar dari lingkaran sampai melewati bagian belakang dan upayakan tidak keluar lingkaran dengan cara lari maupun melompat.

 

Itulah beberapa penjelasan tentang teknik dasar lempar cakram yang harus dipelajari terutama bagi pemula.

Terima kasih sudan mau berkunjung dan jangan lupan untuk membaca artikel yang lainnya.

Semoga bermanfaat^_^

Tinggalkan komentar