Teknik Dasar Tenis Meja

teknik dasar tenis meja

Teknik Dasar Tenis Meja – Selamat datang di website bangayas.com bagi kalian pengunjung baru, dan selamat datang kembali bagi yang sudah pernah mengunjungi website ini.

Setelah kemarin saya sudah membahas tentang teknik dasar bulu tangkis, pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang teknik dasar tenis meja.

Induk Organisasi tenis meja di Indonesia ialah PTMSI ( Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia ).

Sedangkan Induk organisasi di dunia ialah ITTF ( Internasional Table Tennis Federation ) yang anggotanya mencapai 217 negara dan PTMSI tercatat sebagai Anggota ITTF sejak tahun 1961.

Berikut di bawah ini penjelasan mengenai Teknik dasar tenis meja.

Pengertian Tenis meja

Tenis meja atau yang sering disebut ping pong adalah suatu olahraga raket yang dimainkan oleh dua orang (untuk tunggal) atau dua pasangan (untuk ganda) yang berlawanan.

Di Republik rakyat Tiongkok, nama resmi olahraga ini adalah “bola ping pong”.

Permainan ini menggunakan raket yang terbuat dari papan kayu yang dilapisi karet yang biasa disebut bet, sebuah bola pingpong dan lapangan permainan yang berbentuk meja.

Sejarah Tenis Meja

Tenis meja dibuat di Inggris sekitar abad ke 19, permainannya pertama kali dikembangkan oleh tentara Inggris di India atau Afrika Selatan.

Tenis meja mempunyai beberapa nama, salah satunya “whiff whaff”.

Sebaris buku disusun ditengah meja sebagai net, di mana dua bukunya berfungsi untuk memukul bola golf.

Nama “ping pong” dipakai hampir semua negara sebelum perusahaan Inggris J. Jaques & Son Ltd menjadikannya merek dagang pada tahun 1901.

Inovasi besar berikutnya dilakukan oleh James W.Gibb, pencinta tenis meja, yang menemukan bola seluloid dalam perjalanan menuju AS tahun 1901 dan menurutnya cocok untuk permainan

ini diikuti E.C. Goode yang, pada tahun yang sama, menciptakan versi modern dari raket dengan memasang selembar karet yang diberi bintik, ke kayu yang sudah diasah.

Tahun 1921, Asosiasi Tenis Meja (TTA) dibuat di Inggris, dan diikuti Federasi Tenis Meja Internasional (ITTF) pada tahun 1926.

London menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia resmi pertama tahun 1926.

Tenis meja diperkenalkan sebagai cabang Olimpiade pada tahun 1988.

Teknik dasar Tenis Meja

1. Teknik Memegang Bet (Grip)

Cara memegang bet dalam permainan tenis meja memang sangat penting, Teknik memgang bet adalah teknik dasar utama yang diperhatikan.

Teknik ini akan membuat hasil pukulan yang berbeda beda pula.

Pada teknik memegang bet terdapat tiga macam yakni Teknik Shakehand Grip, teknik penhold grip dan Teknik Seemiller Grip.

Teknik Shakehand Grip

Teknik shakehand grip biasanya digunakan para pemain tenis meja profesional dari benua Eropa.

Cara melakukan teknik shakehand ini ialah dengan memegang bet seperti saat kita berjabat tangan.

Cara inilah yang paling populer dan sangat mendunia.

Alasan mengapa teknik grip ini bisa begitu favorit dan mendunia adalah, peluang besar yang diberikan oleh cara ini kepada para pemain supaya bisa bermain lebih baik, khususnya pada waktu pukulan backhand.

Pada saat bermain kedua sisi bet digunakan, sehingga memudahkan kita untuk menerima atau melakukan smash

Teknik Seemiller Grip

Teknik ini mirip dengan teknik shakehand grip.

Namun mempunyai perbedaan pada jari telunjuk, yang membedakan adalah teknik grip pada bagian jari telunjuk pemain memegang seluruh bagian bet.

Pada teknik ini jari telunjuk memegang seluruh bagian bet dan bet diputar ke arah badan dengan derajat sekitar 20 hingga 90 derajat.

Sehingga tidak heran kalau cara memegangnya pun sama.

Teknik Penhold Grip

Teknik memegang yang terakhir ialah teknik penhold grip, cara memegang bet dengan metode penhold grip ialah memegangnya persis seperti ketika Anda memegang pulpen.

Teknik penhold grip pun penggunaannya hanya bisa dilakukan pada satu sisi bet saat bermain.

Pukulan yang paling sesuai ketika memegang dengan cara ini adalah pukulan forehand, akan cukup sulit jika ingin memakai pukulan backhand.

2. Teknik Bersiap siaga (Stance)

Teknik dalam tenis meja lainnya yang sangat mendasar adalah teknik bersiap siaga atau yang bisa disebut dengan istilah teknik stance.

Teknik stance merupakan teknik penempatan posisi badan, kaki dan tangan saat kondisi bertahan atau saat akan menyerang.

Teknik stance ini sangat penting, karena berpengaruh pada kesiapan kamu saat menerima serangan dan hasil pukulan saat melakukan serangan.

Teknik Square Stance

Teknik square stance ialah gerakan posisi tubuh kita yang berada menghadap ke meja.

Teknik square stance adalah sebuah teknik yang secara umum digunakan oleh para pemain tenis meja ketika menerima servis bola dari pihak lawan.

Saat melakukan teknik ini, bagian kaki kita hanya perlu digerakkan selangkah ke depan, lalu ke belakang, kiri maupun kanan, atau secara diagonal.

Teknik Side Stance

Teknik stance yang kedua ialah teknik side stance, Cara melakukan teknik side stance badan harus berada pada posisi menyamping kiri atau kanan.

Salah satu bahu pemain pun perlu diposisikan lebih dekat dengan net, khususnya saat hendak melakukan serangan kepada lawan.

Apabila kamu menggunakan tangan kiri maka posisi bahu kiri perlu lebih dekat dengan net, apabila melakukan teknik pukulan forehand untuk pemain yang memang memakai tangan kiri.

3. Teknik Gerakan Kaki (Foot work)

Footwork atau gerakan kaki ialah teknik  gerakan kaki untuk mendekati arah bola baik ketika posisi menyerang atau bertahan.

Pergerakan kaki dan pengaturannya sangatlah penting, pemain juga perlu memperhatikan serta fokus pada pergerakan dan posisi lawan.

Dalam teknik footwork, pemain perlu memperhatikan posisi di mana harus dalam posisi memegang bet dan ada pada titik tengah antara backhand dan forehand.

Posisi kaki kerap diabaikan, tetapi sebenarnya langkah kaki kita harus tepat.

Metode footwork yang paling umum adalah two-step, Cara melakukannya :

Tekuk sedikit bagian lutut, Berat badan harus terbagi rata pada kedua kaki, sementara penumpuan berat badan adalah pada ujung kaki.

Ketika ingin melangkah ke kiri, geser kaki kiri ke arah kiri di mana berat badan ditumpukan ke arah kaki kiri.

Untuk kaki kanan perlu ikut dengan kaki kiri. Bila hendak memukul dengan teknik forehand, kaki kanan tarik ke belakang supaya seperti posisi awal dalam menerapkan pukulan forehand.

4. Teknik Memukul

Bicara tentang teknik dasar, maka dalam tenis meja pun kita perlu belajar akan teknik memukul.

Teknik Pukulan Forehand

Untuk melakukan teknik pukulan ini, biasanya adalah dengan membuat posisi tubuh lebih rendah.

Dan tangan yang dipakai memegang bet bisa digerakkan ke arah pinggang sebelah kanan apabila kamu tidak kidal atau menggunakan tangan kiri.

kemudian siku pun akan otomatis membentuk sudut sekitar 90 derajat.

Selanjutnya pemain hanya tinggal membuat tangan bergerak ke arah depan tapi upayakan supaya bentuk sudut siku tidak berubah.

Teknik Pukulan Backhand

Ketika bola ada di sisi kiri tubuh pemain, maka pukulan yang paling tepat untuk dilakukan adalah pukulan backhand jika kamu menggunakan tangan kanan sebagai pemegang bet.

Saat melakukannya, pemain perlu merendahkan lebih dulu posisi tubuh yang dilanjutkan dengan menggerakkan tangan ke arah pinggang kiri apabila bukan seorang kidal.

Siku juga harus membentuk sudut 90 derajat, barulah tangan yang memegang bet digerakkan ke arah depan.

Tetap Jaga siku baik baik supaya tetap 90 derajat dan bet harus juga dijaga lurus.

Teknik Pukulan Servis

Servis ialah bola pertama untuk memulai permainan, teknik pukulan servis terbagi menjadi beberapa macam cara.

Yatiu, servis  forehand topspin, forehand backspin, backhand topspin dan backhand backspin.

Teknik Pukulan Push

Saat pemain tenis meja harus menghadapi backspin, maka pukulan backspin pasif pun harus dilakukan dan teknik push inilah pukulan tersebut.

Tujuan dari pukulan ini adalah supaya bola tak melambung terlalu tinggi.

Ada 2 jenis pukulan push, yakni pukulan forehand push dan backhand push.

Saat melakukan teknik ini, terutama forehand push, perhatikan supaya posisi bet agak terbuka dan bet digerakkan ke depan serta agak ke bawah dan upayakan bola terkena kontak dengan bet bagian tengah.

Sedangkan untuk melakukan teknik backhand push, pergesekan bola sebetulnya mirip seperti forehand push, hanya saja beda di penggunaan backhand.

Teknik Pukulan Chop

Pukulan ini memiliki sifat bertahan dan untuk persiapan pukulan forehand chop.

Dan pada dasarnya mirip dengan pukulan forehand, hanya saja posisi bet perlu agak lebih sedikit terbuka.

Bet kemudian digerakkan ke depan namun sedikit mengarah ke bawah, Upayakan supaya akan ada kontak dengan bola tepat di depan kanan tubuh.

Sedangkan untuk backhand chop juga punya teknik awal yang sama seperti pukulan backhand.

Tetapi posisi bet terbuka dan upayakan agar kontak bola terjadi di sisi bawah bet depan dan perkenaan bola ada di sisi kiri dengan sedikit ke depan tubuh.

Teknik Pukulan Drive

Yang keenam ialah teknik pukulan drive, Pukulan datar yang keras adalah hasil dari pukulan dengan ayunan panjang yang disebut dengan teknik pukulan drive.

Jenis pukulan ini memang termasuk cepat dan keras.

Gerakan tersebut disertai dengan tubuh yang diputar ke depan di mana ini setara dengan perputaran sebanyak 30 derajat.

sikap awal, pemain menguatkan pergelangan tangan supaya bet tidak mudah mengalami perubahan posisi ketika hendak melakukan teknik pukulan forehand drive ini.

Teknik Pukulan Blok

Teknik pukulan blok merrupakan teknik pengembalian pukulan keras yang diarahkan oleh lawan kepada kita.

Teknik Pukulan blok terbilang cukup sederhana dan pemain hanya melakukan block setelah bola memantul dari meja supaya lawan tak menyerang dengan cepat.

Untuk forehand block, bet digerakkan ke arah depan terlebih duhulu, namun bet harus dalam posisi tertutup di mana sisi depan bet mengarah ke bawah.

Lakukan block sesudah bola memantul dari meja

Tepat di bagian tengah bet pergesekkan bola dengan bet harus terjadi.

 

Itulah beberapa ulasan teknik dasar tenis meja yang saya bahas pada kesempatan kali ini.

Terima kasih sudah mau berkunjung ke website bangayas.com dan jangan lupa untuk membaca artikel yang lainnya.

Semoga bermanfaat^_^